Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Bertahan Ditengah Prospek Suku Bunga, Rencana Ekonomi Trump
Friday, 8 November 2024 08:16 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas mempertahankan kenaikannya pada akhir perdagangan minggu yang bergejolak, setelah Federal Reserve menurunkan suku bunga dan investor menilai implikasi kemenangan Donald Trump di Gedung Putih.

Emas batangan sedikit berubah di bawah $2.707 per ons setelah naik hampir 2% pada hari Kamis karena Fed memangkas biaya pinjaman sebesar 25 basis poin, sesuai dengan ekspektasi. Ketua Jerome Powell mengatakan dia tidak mengesampingkan "keluar atau masuk" pemotongan pada bulan Desember, mencatat indikator terbaru menunjukkan ekonomi masih berkembang dengan solid. Suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan logam, karena tidak membayar bunga.

Kenaikan pada hari Kamis membantu emas batangan untuk menelusuri kembali sebagian penurunan lebih dari 3% pada hari Rabu, ketika kemenangan Trump memicu reli yang kuat dalam dolar. Mengingat bahwa presiden terpilih diharapkan untuk mendorong tarif yang lebih tinggi, pajak yang lebih rendah, dan peraturan yang lebih longgar, yang dapat memicu inflasi, para ekonom Wall Street sekarang melihat lebih sedikit pemotongan Fed daripada yang mereka lakukan sebelum pemilihan.

Emas telah melonjak sekitar sepertiga tahun ini untuk mencatat rekor berturut-turut, dengan kenaikan yang didorong oleh meningkatnya risiko geopolitik dan ekonomi, yang mendorong pembelian dari bank sentral dan investor. Reli meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena Fed beralih ke pemotongan suku bunga dan pemilihan umum AS semakin dekat.

Harga emas spot datar pada $2.706,97 per ons pada pukul 8:54 pagi di Singapura, dan sekitar 1% lebih rendah minggu ini. Indeks Spot Dolar Bloomberg stabil. Perak turun di bawah $32 per ons, menuju penurunan mingguan kedua. Platinum naik, sementara paladium sedikit berubah. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS